KIM_WM-Siapa sangka Minyak limbah bekas penggorengan atau biasa disebut minyak jelantah yang biasanya dibuang begitu saja ternyata bisa di olah menjadi suatu kerajinan yang memiliki nilai lebih. Untuk itu Selasa 30/06/20 mahasiswa Universitas Negeri Malang ( UM )mengadakan pelatihan membuat kerajinan lilin yang berbahan dasar limbah minyak jelantah untuk ibu-ibu warga Desa Sumbergondo
Acara yang
diselenggarakan di Balai Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu ini
adalah sebagai pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa semester
enam dan tujuh yang diimplementasikan dalam bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Amri selaku mahasiswa sekaligus narasumber pelatihan mengungkapakan kegiatan kali ini bertujuan untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi suatu barang yang bisa memiliki nilai jual lebih. Dengan berbekal minyak jelantah, sedikit campuran air, pewarna serta wadah kaca, para ibu-ibu dilatih untuk berkreasi membuat kerajinan yang bisa digunakan sebagai hiasan dalam rumah serta berpotensi menjadi barang yang bisa dijual.
Pelatihan yang dihadiri sekitar dua puluh orang ini terdiri dari masing-masing perwakilan tiap RT yang ada di Desa Sumbergondo ditambah perwakilan dari Karang Taruna Widya Bakti. Dengan adanya kegiatan ini diharap untuk ibu-ibu yang sudah mendapatkan pelatihan kali ini bisa menularkan tehnik ini kepada warga di sekitar lingkungan masing-masing dengan tujuan selain bisa mengurangi limbah minyak goreng serta limbah lain yang berpotensi mencemari lingkungan juga bisa sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas dengan membuat berbagai macam kerajinan tangan yang berbahan dasar limbah tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar